CIANJUR – Perairan Kubang Gempol di kawasan perairan Jangari di Kampung Seuseupan RT 29/07 Desa Sindangsari Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur jadi saksi bisu hilangnya seorang anak. Kabarnya, anak tersebut diduga tenggelam saat bermain air, Senin (5/9/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sukmanawijaya, menjelaskan dari laporan yang diterima, anak yang dikabarkan tenggelam itu terakhir terlihat sedang berenang. Namun diduga kelelahan, bocah itu akhirnya tenggelam.
Baca juga: Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Cikundul Saat Jam Pelajaran Olahraga
“Diduga mengalami kelelahan setelah berenang. Kemudian tenggelam,” kata Asep, Selasa (5/9/2023).
Korban diketahui masih berusia 9 tahun. Petugas gabungan yang mendapat laporan langsung melakukan penyisiran dan pencarian.
Baca juga: Pemancing Tewas Tenggelam Berhasil Ditemukan di Waduk Jangari
“Petugas gabungan terdiri dari BPBD, TNI/Polri, relawan, dan warga masih melakukan upaya pencarian dengan alat seadanya di perairan Jangari. Hingga tadi sore korban belum dapat ditemukan. Kalau tidak memungkinkan hari ini, pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kurun sembilan bulan terakhir atau selama Januari sampai pertengahan September tahun ini, di Kabupaten Cianjur terjadi 11 kali kecelakaan di air. Korbannya mayoritas tenggelam saat berenang atau memancing di aliran sungai maupun di danau.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, menyebutkan dari 11 kasus itu, sebanyak 12 orang menjadi korban. Dua di antara korban yang meninggal dunia merupakan anak-anak.
Baca juga: Berkat Jangkar, Jasad Santri yang Tenggelam di Sungai Cisokan Akhirnya Ditemukan
“Sisanya atau sepuluh orang rata-rata remaja dan dewasa,” kata Rudi kepada wartawan, Selasa (5/9/2023).
Kasus yang dialami anak-anak terjadi di Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur. Korbannya yang merupakan pelajar SD tenggelam di sebuah kolam ikan.
Satu kasus lainnya dialami santri berusia 14 tahun. Korban tenggelam saat berenang di aliran Sungai Cisokan.
Baca juga: Inilah 10 Spot Favorit Pemancing di Waduk Jangari-Cirata
Hasil rekapitulasi data BPBD, dari 12 orang korban meninggal dunia, sebanyak 8 orang tenggelam di aliran sungai, 2 orang meninggal di perairan Waduk Cirata, 1 orang tenggelam di laut, dan satu orang tenggelam di kolam ikan.
“Aliran Sungai Cibuni dan Sungai Cisokan paling banyak kejadian kasus dan korbannya. Di tempat itu masing-masing terdapat tiga orang korban. (red)

[…] Baca juga: Seorang Anak Tenggelam di Perairan Jangari […]
[…] Baca juga: Seorang Anak Tenggelam di Perairan Jangari […]
[…] Baca juga: Seorang Anak Tenggelam di Perairan Jangari […]