bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Tobat Minta BPBD Evaluasi Mekanisme Pencairan Bantuan Stimulan Gempa

0

CIANJUR – Pencairan bantuan stimulan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak terdampak gempa di Kabupaten Cianjur masih jadi sorotan berbagai elemen. Utamanya menyangkut mekanisme sehingga memicu terjadinya dugaan pungli.

Pada Rabu (7/6/2023), mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Tim Advokasi Baraya Tjianjoer (Tobat), berunjuk rasa ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur. Mereka menuntut ada evaluasi menyangkut mekanisme pencairannya.

Sebelum beraudiensi dengan pejabat BPBD, para pengunjuk rasa sempat berorasi. Mereka menilai ada indikasi monopoli beberapa pihak pada penyaluran bantuan stimulan.

“Kami juga mempertanyakan sekaligus melaporkan dugaan pungli pada proses pencairan bantuan stimulan yang diterima masyarakat korban terdampak gempa,” tegas koordinator aksi, Agus Rama Tunggaraga, kepada wartawan, Rabu (7/6/2023).

Agus berharap BPBD tak menutup mata dengan berbagai indikasi yang terjadi. Perlu segera ada evaluasi dan transparansi.

“Kami berharap BPBD bisa segera merealisasikan beberapa tuntutan. Kami akan kembali lagi untuk berdiskusi,” pungkasnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Rudi Wibowo mengaku menampung semua yang jadi aspirasi para mahasiswa. Berbagai tuntutan atau permintaan akan segera didiskusikan dengan berbagai pihak terkait.

“Mereka (mahasiswa) datang ke sini kan tujuannya untuk masyarakat juga. Mudah-mudahan tuntutannya terealisasi,” kata Rudi. (nov)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html