CIANJUR – RP, terduga pelaku penendang sepeda motor yang menewaskan dua orang pelajar MTs di Kecamatan Cijati Kabupaten Cianjur, diketahui sudah sering menebar ‘teror’ kepada korban. Aksi pelaku sudah dilakukannya hampir setahun terakhir atau saat korban masih duduk di kelas VII atau kelas 1 MTs.
“Pelaku dan kawan-kawannya sering mengganggu keponakan saya dan siswa lainnya. Setiap pulang sekolah selalu dijegal di jalan,” kata Andri Setiawan, paman DP, salah seorang korban, Kamis (14/9/2023).
Baca juga: Sepeda Motor Ditendang, Dua Pelajar MTs di Cijati Tewas
Selain menebar teror, pelaku pun diduga tak segan hendak melakukan aksi kekerasan kepada korban. Namun sejauh ini korban selalu lolos dari aksi pelaku.
“Ke siswa lainnya juga seperti itu. Pelaku dan teman-temannya mencegat di jalan,” tuturnya.
Baca juga: Pelajar MTs yang Tewas Dikenal Pelajar Berprestasi
Keponakannya, sebut Andri, bahkan sempat enggan bersekolah karena takut dengan aksi pelaku. Namun kala itu korban dikawal kakaknya.
“Keponakan saya akhirnya mau sekolah tapi dikawal kakaknya,” ucap Andri.
Baca juga: Keterbatasan Fisik tak Membuat Pelajar SMPN 2 Cianjur Ini Minder
Dian Permana, kakak korban, mengaku pernah memergoki pelaku akan memukul korban dari arah belakang saat pulang. Ia mengetahui hal itu karena sempat mengawal adiknya sepulang sekolah.
Baca juga: Pelajar SMP Korban Perundungan di Cianjur Sudah Mendapat Pendampingan
“Kami sudah pernah melaporkan aksi pelaku ini ke pihak sekolahnya. Tapi ternyata terus berulang kelakuannya. Ternyata masih dilakukan sampai akhirnya adik saya meninggal dunia,” katanya. (red)

[…] Baca juga: Terduga Pelaku yang Tewaskan Pelajar MTs Sering Teror Korban […]