bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Pascagempa, Ratusan Napi Lapas Cianjur Dititipkan ke Sukabumi dan Bandung

1

CIANJUR – Sebanyak 400 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Cianjur, terpaksa dititipkan ke sejumlah wilayah.

Pasalnya, bangunan lapas tersebut roboh akibat gempa bumi dan tengah dilakukan renovasi pada saat ini.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Tomi Elyus, mengatakan, sejumlah bangunan mengalami kerusakan, bahkan tembok utama ambruk akibat terdampak gempa.

“Dari sebanyak 815 warga binaan yang ada, 400 di antaranya terpaksa dititipkan ke Lapas terdekat dari Cianjur seperti Sukabumi, dan Bandung,” kata dia pada wartawan, Jumat (16/12/2022).

Dari sebanyak 400 warga binaan yang titipkan tersebut, lanjut dia, dipindahkan secara empat tahap. Tahap pertama yaitu warga binaan dari luar Cianjur, dan blok wanita, anak-anak, remaja dan warga binaan hukuman tinggi.

“Sehingga saat ini warga binaan yang ada di Lapas Cianjur ada sebanyak 415 orang. Jadi warga binaan yang dititipkan itu sifatnya titipan,” ucapnya.

Tomi mengatakan, ratusan warga binaan tersebut nantinya akan kembali ditarik, ketika proses revonasi banguna di Lapas Cianjur dipastikan telah selesai dan dapat dihuni kembali.

“Bangunan di Lapas yang terdampak akibat gempa bumi tersenut diantaranya, tembok utama, namun untuk blok tanahan dan kantor hanya rusak berat. Dan saat ini proses renovasi sedang dilakukan,” ucapnya.

Pihaknya mengungkapkan, belum dapat waktu proses renovasi bangunan terdampak gempa bumi tersebut selesai.

“Kasih saya waktu, sabtu ini kita akan rapat bersama Kemenkumham, dan semog saja akhir Januari nanti dapat selesai, sehingga warga binaan yang dititipkan segera kembali ke sini,” katanya.

Tomi menambahkan, saat ini sebanyak 415 warga binaan yang ada dalam kondisi sehat, dan sementara tinggal di tenda darurat.(nov)

1 Comment
  1. […] Baca juga: Pascagempa, Ratusan Napi Lapas Cianjur Dititipkan ke Sukabumi dan Bandung […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html