CIANJUR – Maman, nelayan asal Sukabumi, yang dikabarkan hilang di kawasan perairan Pantai Cikole Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun masih terus menyisir keberadaannya pada hari kedua pencarian, Selasa (12/9/2023).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menyebutkan hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung. Pencariannya masih fokus di sekitar lokasi awal hilangnya korban.
“Sampai tadi siang masih dilakukan pencarian. Tapi belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” kata Asep melalui sambungan telepon, Selasa (12/9/2023).
Baca juga: Nelayan Asal Sukabumi Dikabarkan Hilang di Pantai Selatan Cianjur
Proses pencarian melibatkan berbagai elemen. Sedikitnya ada 20 orang personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
Asep menyebutkan pada pencarian hari kedua terkendala kondisi cuaca karena terjadi gelombang pasang. “Peralatan juga kurang memadai,” tuturnya.
Sesuai SOP, kata Asep, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari. Tapi Asep tentu berharap keberadaan nelayan asal Kampung Ciastra Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi itu bisa segera ditemukan.
Baca juga: Nelayan Asal Cidaun Dikabarkan Hilang saat Mencari Ikan di Laut
“Mudah-mudah bisa secepatnya ditemukan. Kami di tim SAR gabungan berupaya maksimal,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Maman (55), seorang nelayan warga Kampung Ciastra Desa Mekarjaya Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi dikabarkan hilang di perairan Pantai Cikole Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan tim SAR gabungan.
Baca juga: Ketinggian Ombak Capai 3 Meter, Nelayan Cianjur Selatan Diimbau Agar Tidak Melaut
Berdasarkan informasi, nelayan itu hilang sekitar pukul 04.00 WIB, Senin (11/9/2023). Diduga korban terjatuh saat mencari ikan. (red)
