CIANJUR – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Kabupaten Cianjur dikabarkan disekap di Arab Saudi. Kabar informasi itu sudah sampai ke telinga Bupati Cianjur Herman Suherman.
Orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itupun memerintahkan anak buahnya menindaklanjuti informasi tersebut. Herman meminta agar Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) membantu proses pemulangannya.
“Disnakertrans sudah saya perintahkan untuk membantu proses pemulangan warga Cianjur yang disekap di Arab Saudi. Koordinasikan segera dengan instansi lainnya,” tegas Herman kepada wartawan, Jumat (25/8/2023).
Baca juga: PMI Asal Sindangbarang Sudah Empat Bulan Disekap di Riyadh
Herman menegaskan kepada setiap kepala desa bisa mencegah warga agar tak bekerja ke luar negeri secara ilegal. Bagaimanapun juga, ketika mereka jadi PMI ilegal dan tersandung masalah, pada akhirnya pemerintah juga yang harus turun tangan.
“Awas, jangan sampai tergiur bekerja di luar negeri tapi tanpa memperhatikan keselamatan,” ujarnya.
Ia pun menyarankan warga yang ingin bekerja di luar negeri dilakukan secara legal. Artinya, mereka harus membekali diri dengan kemampuan serta terdaftar pada Disnakertrans setempat.
“Kalaupun ada permasalahan, kita bisa menuntut. Tapi sejauh ini kalau berangkatnya secara legal, sangat jarang terjadi permasalahan,” pungkasnya.
Baca juga: PMI yang Dijadikan PSK di Dubai Dipulangkan Hari Ini
Dibewarakan sebelumnya, kasus PMI asal Kabupaten Cianjur yang tersandung masalah di tempat kerjanya terus terjadi. Teranyar dialami Rini (32), PMI warga Desa Hegarsari Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur.
Kabarnya, Rini tidak diperbolehkan pulang alias disekap di tempat penampungan di Riyadh, Arab Saudi. Padahal, kondisi Rini saat ini sedang mengalami sakit.
Kondisi itu membuat keluarganya meminta bantuan Presiden Joko Widodo bisa memulangkan Rini ke Indonesia. Informasi pihak keluarga, Rini merupakan PMI ilegal yang diberangkatkan sponsor pada September 2022.
“Ibu saya disekap di Arab Saudi. Ibu saya tidak bisa pulang. Saya minta bantuan bapak Presiden Jokowi bisa memulangkan ibu saya,” kata DS (16), putra Rini, kepada wartawan, Senin (21/8/2023).
Baca juga: Diminta Uang Ganti Rugi Rp120 Juta, PMI Asal Cibeber Minta Pertolongan Pemerintah
DS menuturkan kabar terakhir yang diterima, ibunya mengalami sakit pada bagian payudaranya. Rini diketahui memiliki riwayat kanker payudara, namun sudah menjalani operasi. (nov)
