Suntikan Dana Situs Gunung Padang Rp91 Miliar
CIANJUR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur berpotensi mendapatkan suntikan dana sebesar Rp91 miliar. Rencana pembangunan itu tertuan dalam Perpres Nomor 84 Tahun 2021 tentang percepatan pembangunan kawasan rebana dan kawasan Jawa Barat Bagian Selatan.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Pratama Nugraha, mengatakan, jika Situs Megalitikum Gunung Padang masuk 5 besar pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Kementerian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah menyiapkan anggaran untuk penataan kawasan desa wisata sebesar Rp91 miliar.
“Semoga saja, Situs Gunung Padang ini menjadi kawasan desa wisata terpilih 5 besar. Nanti seperti Desa Penglipuran Bali, Desa Nglanggeran Jogjakarta, dan desa-desa wisata lainnya, yang potensinya sangat luar biasa,” kata dia, belum lama ini.
Di sekeliling Situs Gunung Padang, jelas dia, mulai dari wisata Curug Cikondang sampai Gunung Rosa akan menjadi satu kawasan strategis nasional pengembangan desa wisata. Situs itu memiliki potensi wisata budaya yang kental, memiliki ciri khas kesenian yang unik, serta kaya akan sejarahnya.
“Kami sih optimis (terpilih). Mudah-mudahan terealisasi. Perwakilan Jawa Barat hanya Cianjur dan Sukabumi,” imbuhnya.
Seperti diketahui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, bakal berkunjung ke Situs Megalitikum Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, pada Kamis (22/9/2022). Sandiaga ingin melihat langsung penampakan situs yang digadang-gadang tertua di dunia itu.
Tujuan utamanya tentu untuk memberikan penilaian di ajang desa-desa wisata atau program penobatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Dengan harapan destinasi wisata pedesaan bisa dikenal mendunia dan bisa meningkatkan perokonomian warga sekitar.(rmd)
