bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Sekretaris P3DTPQ Diduga Gelapkan Dana Pengadaan Blangko Ijazah DTA/TPQ Rp160 Juta

0

CIANJUR – Sekretaris Umum Penyelenggara Pemberdayaan Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an (P3DTPQ), Kabupaten Cianjur, Asep Abdul Halim, diduga menggelapkan dana pengadaan blangko ijazah DTA/TPQ, sampul, buku induk senilai Rp160 juta tahun anggaran (TA) 2022.

Berdasarkan surat penunjukkan penyedia barang dan jasa Nomor: 001/SPK/A1/P2DTPQ/III/2022 tertanggal 1 Maret 2022 menunjuk CV Amzari sebagai penyedia barang dan jasa dengan pekerjaan, 5.000 lembar ijazah DTA, 5.000 lembar ijazah TPQ, 1.000 lembar ijazah TKQ, 5.000 pics sampul ijazah DTA, 5.000 pics sampul ijazah TPQ, 5.000 pics sampul ijazah TKQ, dan 5.000 paket buku dan sampul rapor DTA.

Seharusnya, pengguna anggaran membayar pekerjaan tersebut paling lambat 14 hari setelah invoice dan laporan pekerjaan diserahkan. Namun hingga 31 Agustus 2024 belum juga ada pembayaran kepada pihak penyedia barang dan jasa.

Kuat dugaan, dana tersebut telah dicairkan oleh Asep Abdul Halim sebagai Sekretaris Umum P3DTPQ dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Kasus dugaan penggelapan dana blangko dan ijazah ini telah dikuasakan kepada Ahmad Anwar selaku penagihan utang pembayaran pengadaan tersebut.

“Sampai sekarang saudara Asep Halim ini tidak pernah melakukan pembayaran, padahal semua pesanan itu sudah diterima,” kata Ahmad Anwar, Sabtu (31/8/2024).

Menurutnya, jika kasus ini sampai ke ranah hukum akan mencoreng nama baik pendidikan. Sebab, Asep Abdul Halim juga sebagai kepala sekolah formal dan Pusat Kegiatan Pembelajaran Masyarakat (PKBM).

Selain itu, Mang Halim, sapaan akrab, juga sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yaitu organisasi besar yang bersekala Nasional.

“Jika tidak ada itikad baik dari bersangkutan, maka kami akan melaporkan dugaan penggelapan dana tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum P3DTPQ Kabupaten Cianjur, Asep Abdul Halim, saat dihubungi melalui pesan whatsapp pada Sabtu (31/8/2024) lalu, sedang berada di Kecamatan Cikadu dan akan melakukan konfirmasi dan wawancara secara tatap muka.

“Abdi nuju di Kecamatan Cikadu. Enjing Abdi ke Cianjur, kumaha upami tepang di Cianjur kintenna Duhur. (Saya lagi di Kecamatan Cikadu. Besok saya ke Cianjur, gimana kalau ketemu di Cianjur sekitar Duhur),” kata dia, pada pesan whatsapp, Sabtu (31/8/2023).

Namun, hingga Minggu (1/9/2024), Asep Halim belum bisa dikonfirmasi meski sudah beberapa kali dihubungi.(rmd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html