bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Sampel Makanan Penyebab Keracunan Diperiksa Labkesda Jabar

0

CIANJUR – Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur sudah mengambil sampel makanan diduga jadi sumber keracunan massal warga Kampung Kebon Manggu RT 04/07 Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku. Sampel makanannya dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat.

“Sampel makanan yang kami bawa seperti nasi, bihun, telur bumbu, termasuk muntahan dari warga yang diduga keracunan,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, kepada wartawan dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (2/10/2023).

Frida menyebut hasil pemeriksaan dari Labkesda Jabar kemungkinan baru diketahui setelah satu atau dua pekan ke depan. Karena itu, Frida belum bisa memastikan sumber penyebab dugaan keracunan massal tersebut.

Baca juga: Puluhan Warga Desa Ciharashas Diduga Keracunan Makanan

“Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari Labkesda, sehingga bisa diketahui penyebabnya,” ujarnya.

Frida menyebutkan jumlah korban hingga Minggu malam sebanyak 78 orang. Dari jumlah itu sebanyak empat orang dirujuk ke RSUD Sayang, empat orang di RSDH, dan 69 orang ditangani di posko di sekitar lokasi kejadian.

“Sudah ada 62 orang yang kondisinya berangsur membaik. Mereka diperbolehkan pulang. Ada tujuh orang yang masih ditangani,” pungkasnya.

Baca juga: RSUD Sayang Tangani 1 Orang Korban Dugaan Keracunan Makanan

Kejadian Luar Biasa

Kasus keracunan massal ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) tingkat kecamatan. Pasalnya, kejadian itu terlokalisasi di satu tempat dengan jumlah korban cukup banyak.

Baca juga: Korban Dugaan Keracunan Massal Bertambah jadi 78 Orang

“Kami sudah menetapkan status KLB tingkat kecamatan,” kata Frida. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html