bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Puluhan Warga jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp4,6 Miliar

0

CIANJUR – Rina Nursanti (30) menahan rasa amarahnya. Warga Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur itu menjadi salah satu korban dugaan penipuan bermodus arisan, namun kenyataannya bodong.

 

Rina bersama korban penipuan lainnya pun mendatangi Mapolres Cianjur di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Jumat (26/5/2023). Mereka melaporkan pelaku yang sekarang menghilang tanpa jejak.

 

Rina menuturkan modus yang digunakan pelaku yakni menawarkan skema pembelian arisan. Dengan membeli arisan, Rina diiming-iming bisa mendapatkan keuntungan kisaran 20-40 persen.

 

“Jadi nilai keuntungan membeli arisan itu tergantung jangka waktu,” kata Rina kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Jumat (26/5/2023).

 

Untuk pembelian arisan senilai Rp10 juta dengan jangka waktu tiga pekan pelaku menawarkan keuntungan sebesar Rp2 juta. Sedangkan jangka waktu sebulan dengan nilai pembelian Rp10 juta bisa mendapat keuntungan sebesar Rp4 juta.

 

“Awalnya sih berjalan lancar selama dua tahun berjalan. Tidak ada kendala apapun,” ujarnya.

 

Namun memasuki awal 2023, Rina dan warga lainnya kebingungan. Pasalnya, terduga pelaku tiba-tiba susah dihubungi. “Entah ke mana pelakunya, menghilang,” jelasnya.

 

Karena merasa tertipu, Rina dan warga lainnya melaporkan pelaku ke Polres Cianjur. Mayoritas korban merupakan warga Kecamatan Cikalongkulon. “Rata-rata ibu rumah tangga dan buruh pabrik. Jumlahnya ada 80 orang,” sebutnya.

 

Nilai kerugian korban bervariasi. Rina sendiri mengaku mengalami kerugian hampir Rp44 juta. “Kalau total kerugian semua korban mencapai Rp4,6 miliar,” terangnya.

 

Dengan pelaporan itu Rina berharap polisi bisa segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Rina mengaku tak masalah uangnya tak kembali asal pelaku bisa tertangkap. “Harus diproses hukum secara adil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Rina. (nov)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html