CIANJUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyebutkan dana stimulan perbaikan rumah tahap ketiga masih berada di Kementrian Keuangan (Kemenkeu).
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Penanganan Bencana Pemkab Cianjur Budhi Rahyu Toyib saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (17/2/2023).
“Berdasarkan infromasi dari Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) bahwa pencairan dana stimulan tahap ketiga itu masih berada d Kemenkeu,” katanya.
Padahal lanjut dia, BNPB sudah mengusulkan dana stimulan rumah rusak tahap ketiga tersebut sudah dilakukan jauh hari sebelumnya.
“Penyababnya dana stimulan tahap ketiga belum cair itu, penyababnya karena Ibu Menteri Keuangan akhir-akhir ini sering berada di luar kantor, sehingga belum pengajuannya belum terdata tangani makanya terlambat,” ucapnya.
Selain itu, Budhi mengatakan, Pemkan Cianjur menginginkan dana stimulan tahap ketiga tersebut dana cair dalam waktu pekan ini. Karena pihaknya mentargetkan sebelum bulan ramadan warga terdampak sudah bisa melakukan perbaikan rumah.
“Kita menginginkan saat memasuki bulan ramadan tiba semua warga yang terdampak gempa bumi sudah tidak tinggal di tenda, atau posko pengungsian,” katanya.
Pihaknya menambahkan, hingga saat ini dana stimulan tahap pertama dan kedua masih berjalan dan tengah disalurkan kepada warga terdampak melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah.
“Hingga saat ini dana stimulan tahap pertama tercatat sudah ada sebanyak 6.928 penarikan, dengan nominal Rp 60,7 miliar. Sedangkan dana stimulan tahap kedua menapai 3.656 penarikan dengan nominal sebesar Rp 23,3 miliar,” katanya.(nov)
