CIANJUR – Pembangunan rumah tahan gempa dengan teknologi panel struktur Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) tahap I sebanyak 200 unit di Kampung Pasirsembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, sedang dalam pengerjaan.
Penyerahan bantuan akan diserahkan dalam dua tahap. Tahap pertama akan diberikan kepada warga yang terkena dampak pada pekan keempat Desember 2022 sebanyak 80 unit.
Sedangkan sebanyak 120 unit akan diberikan pada pekan ketiga Januari 2023 mendatang. Hunian tetap (Huntap) untuk relokasi korban gempa ini di gadang-gadang telah diuji kehandalan strukturnya terhadap gempa dan dirancang sesuai dengan SNI 1726-2019, tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung.
Presiden RI Joko Widodo mengatakan, tidak semua warga terdampak gempa direlokasi. Mereka yang direlokasi berada di tempat berbahaya (lahan tidak layak huni) pascagempa.
“Ada yang direlokasi, ada yang tidak. Kalau berada di tempat yang berbahaya, di garis patahan, garis sesar itu yang direlokasi. Kalau yang tidak (direlokasi) dibangun di tempat yang sama,” katanya, Senin (12/5/2022).
Sementara itu, lanjut Jokowi, pembangunan rumah lainnya sebanyak 1.664 unit di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande, direncanakan akan selesai pada akhir April 2023.
“Pembangunan 1.600 lainnya juga sudah disiapkan pemerintah di lokasi yang berbeda (Kecamatan Mande),” pungaksnya.(rmd)

[…] Baca juga: Jokowi Pastikan Akhir Desember Rumah Antigempa Tahap Pertama Bisa Ditempati […]
[…] Baca juga: Jokowi Pastikan Akhir Desember Rumah Antigempa Tahap Pertama Bisa Ditempati […]