bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Hari Ketujuh, Pencarian Pirly Bocah Asal Muaracikadu-Sindangbarang Dihentikan

0

CIANJUR – Petugas Gabungan menghentikan pencarian Pirly Agustin (8) bocah asal Kampung Cikawung RT 04/RW 04, Desa Muaracikadu, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur yang dilaporkan hilang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Muaracikadu Surahman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (12/2/2023).

“Berdasarkan hasil rapat bersama antara petugas gabungan tim pencarian dan masyarakat, pencarian terhadap Pirly Agustin dihentikan,” katanya.

Proses pencarian terhadap anak berusia delapan tahun tersebut, lanjut dia, dihentikan karena sudah mamasuki hari ketujuh. Selain itu, pihak keluarga dan orang tua korban telah mengikhlaskannya.

“Orang tua bocah tersebut sudah menerimanya, bahwa hilangnya anaknya tersebut merupakan sebuah musibah, sehingga telah mengikhlaskanya,” ucap dia.

Ia mengatakan, meski tim gabungan terdiri dari petugas Basarnas, TNI dan Polri sudah menghentikan pencarian. Namun masyarakat sekitar masih berupaya mencari anak yang hilang tersebut.

“Masyarakat masih mencari anak yang hilang pada minggu lalu tersebut, tetapi pencarian tidak masif seperti sebelumnya. Dan pencariannya pun masih dititik anak itu pertama kali dilaporkan hilang,” ucapnya.

Ia mengatakan, sebelumnya petugas gabungan bersama masyarakat sudah melakukan upaya pencarian kesejumlah titik, seperti ke area hutan perkebunan, pesawahan hingga menyusuri sungai.

“Upaya pencarian yang dilakukan hampir selama tujuh hari tersebut tidak membuahkan hasil. Namun petugas hanya menemukan jejak kaki bocah itu disekitaran gua angker, dan hasilnya masih nihil,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pirly Agustin (8) bocah asal di Kampung Cikawung, Desa Muaracikadu, Kecamatan Sindangbarang, kabupaten Cianjur hilang miesterius.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bocah tersebut dinyatakan hilang sekitar pukul 13.00 WIB pada Minggu (5/2/2023) lalu, ketika dirinya hendak pulang ke rumahnya dari Kampung Cisiba ke Cikawung.

Kepala Desa Muaracikadu Surahman membenarkan adanya bocah 8 tahun yang hilang saat hendak pulang ke rumahnya.

“Saat menerima laporan adanya anak hilang, pemerintah desa langsung melakukan laporan ke pihak Kepolisian dan Koramil setempat,” ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dalam proses upaya pencarian tersebut lanjut dia, petugas gabungan dari Damkar, Kepolisian dan anggota TNI dari Danrami terus melalukan pencarian anak hilang.

“Hingga memasuki hari Ke-4 petugas gabungan dan dibantu oleh masyarakat sekitar melakukan upaya pencarian ke sejumlah titik, termasuk ke area hutan, namun hasilnya masih nilhil,” kata dia.(nov)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html