CIANJUR – Kabupaten Cianjur optimistis bisa meraih Swasti Saba Wiwerda sebagai bentuk penghargaan kepada kota atau kabupaten sehat. Pasalnya, hampir semua indikator penilaian yang menentukan layak atau tidaknya suatu daerah mendapatkan penghargaan tersebut relatif sudah terpenuhi.
Pada Rabu (26/7/2023), tim penilai kabupaten/kota sehat melakukan verifikasi penilaian. Verifikasi penilaiannya dilakukan secara daring melalui zoom meeting di Ruang Garuda Pendopo Bupati Cianjur.
Wakil Ketua Forum Cianjur Sehat, Yusuf Nugraha, menuturkan hasil verifikasi atau penilaian tim penilai, setidaknya terdapat dua tatanan yang mesti diperbaiki. Namun perbaikannya dalam konteks kekurangan dokumen.
“Saat dilakukan verifikasi lapangan secara online hanya ada beberapa kekurangan yang mesti diperbaiki selama 2×24 jam,” kata Yusuf kepada wartawan seusai kegiatan verifikasi, Rabu (26/7/2023).
Adanya keterlibatan berbagai perangkat daerah, sebut Yusuf, membuat ia yakin kekurangan itu bisa segera diperbaiki atau dilengkapi.
“Kami optimistis itu (kekurangan) bisa dipenuhi dan Kabupaten Cianjur bisa mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda,” ucapnya.
Sedikitnya terdapat 9 indikator yang menjadi penilaian kabupaten dan kota sehat. Di antaranya menyangkut sendi permukiman, sosial, dan lainnya.
“Penilaiannya berjalan secara objektif sehingga semua tatanan secara detail dibahas. Secara umum semua tatanan sudah terpenuhi, hanya ada empat poin pada dua tatanan yang segera kami lengkapi,” pungkasnya. (red)
