bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Bupati Takziah ke Rumah Tiga Korban Tragedi Kebakaran Toko Bangunan

0

CIANJUR – Bupati Cianjur Herman Suherman bertakziah ke kediaman tiga orang korban meninggal dunia pada insiden kebakaran toko bahan bangunan. Pada kesempatan itu, bupati sekaligus juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga korban.

Herman menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut. Di balik semua peristiwa yang terjadi, kata Herman, tentu atas kehendak Allah SWT.

“Tak ada satupun manusia yang mengetahui kapan ajalnya akan tiba, sedang apa, dan di mana tempatnya. Kematian merupakan kepastian. Itu adalah rahasia Allah SWT. Maka kita diharuskan senantiasa mengingat Allah SWT,” kata Herman, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: Bupati Sambangi Lokasi Kebakaran yang Tewaskan Tiga Orang

Herman mengajak masyarakat ikut mendoakan almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia pada tragedi kebakaran di toko bahan bangunan. Herman pun menyemangati keluarga korban agar tak larut dengan kesedihan.

“Hidup harus terus dijalani. Ikhlaskan semua yang telah terjadi. Sebagai manusia kita senantiasa harus terus berdoa dan memohon ridha-Nya,” tuturnya.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Cianjur, Herman menyampaikan duka yang mendalam dan ikut bela sungkawa. “Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan kesabaran serta ikhlas dalam menghadapi musibah ini,” pungkas Herman.

Baca juga: Di Tengah Hujan, Sebuah Pabrik Pengolahan Kayu Kebakaran

Pada kesempatan bertakziah, Herman didampingi Kabag Kesra, camat, serta kepala desa. Rombongan menyambangi keluarga korban atas nama Ayi Sahidin yang merupakan warga Kampung Babakan Cikaret Hilir RT 003/011 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, kemudian keluarga Dwi Farhan yang merupakan warga Kampung Babakan Cikukulu RT 01/08 Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, dan keluarga Shanti yang merupakan warga Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku.

Kebakaran toko bahan bangunan di Jalan Siliwangi Desa Nagrak Kecamatan Cianjur itu terjadi pada Selasa (16/1/2024) sekitar pukul 16.15 WIB. Tiga orang korban meninggal dunia terjebak di dalam bangunan toko saat api berkobar.

Baca juga: Penyelidikan Kebakaran di Gunung Gede Libatkan Gakkum LHK

Jenazah dua orang korban yaitu satu orang laki-laki dan satu orang perempuan ditemukan terlebih dulu. Menyusul beberapa jam kemudian satu orang korban lainnya kembali ditemukan. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html