CIANJUR – Korban dugaan keracunan massal warga Kampung Kebon Manggu RT 04/07 Desa Ciharashas Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur terus bertambah. Data sementara yang diperoleh, jumlahnya mencapai sebanyak 78 orang.
Bidan desa setempat. Sofiyah, menuturkan dari 78 orang yang diduga mengalami keracunan, sebanyak 30 orang merupakan anak-anaknya. Sisanya, sebanyak 48 orang merupakan warga dewasa.
“Saat awal kejadian, penanganan dilakukan serba darurat. Warga yang diduga mengalami keracunan kami tangani di musala dan madrasah. Kalau dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terlalu jauh,” kata Sofiyah kepada wartawan, Senin (2/10/2023).
Baca juga: Puluhan Warga Desa Ciharashas Diduga Keracunan Makanan
Dugaan keracunan massal terjadi pada Minggu (1/10/2023). Warga mengalami gejala pusing, mual, dan muntah seusai menyantap paket nasi berisi telur dan bihun yang diperoleh pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hasil penanganan darurat di musala, kata Sofiyah, sebanyak empat orang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur, dua orang ke RS Dr Hafidz, dan empat orang lainnya ke Puskesmas Cilaku.
“Ada beberapa orang yang ditangani di musala diperbolehkan pulang. Tapi mereka kembali lagi karena mengalami gejala pusing, mual, dan dehidrasi. Sekarang warga yang ditangani di musala ada tiga orang,” tuturnya.
Baca juga: RSUD Sayang Tangani 1 Orang Korban Dugaan Keracunan Makanan
Gejala yang dialami warga seragam. Mereka mengaku mengalami pusing, mual, muntah, serta dehidrasi.
“Kalau kondisi kesehatannya cukup normal. Mereka berangsur membaik,” pungkasnya. (red)
