Warga Cianjur Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Bandung, Ditemukan Bersimpah Darah di Selokan Buah Batu
CIANJUR – Fiqri Azis Supriadi (17) warga Kampung Ciputri, Desa Mande, Kecamatan Mande, Cianjur tewas bersimpah darah di selokan pinggir Jalan Buah Batu, Kota Bandung pada Jumat (12/7/2024) lalu.
Dari keterangan kepolisian, korban diduga merupakan korban pembunuhan. Identitas korban diketahui saat jenazah diautopsi di RS Sartika Asih.
Setelah dilakukan autopsi, korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di wilayah kecamatan Mande.
Sementara, menurut keterangan ayah korban Yayat Supriatna (52) mengatakan, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa anaknya pada pihak kepolisian.
“Saya serahkan ke pihak berwenang pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap kematian anak saya,” tuturnya pada saat ditemui, Senin (15/7/2024).
Atas kematian anaknya tersebut, pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Namun iya meminta pihak pelaku untuk segera menyerahkan diri.
“Ya semoga saja pelakunya segera terungkap kalau bisa serahkan diri. Kalau gak ke ungkap juga kita do’akan saja supaya dia jadi anak yang soleh,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, Fikri merupakan anak yang baik. Fiqri juga merupakan anak punk dan bertato. Namun semasa hidupnya ia mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Dia sudah mau berubah dia pesantren dan juga mengikuti program hapus tato. Semasa hidupnya dia bilang mau berubah dan kepribadiannya juga baik,” jelasnya.
Sebelum meninggal, Fiqri juga izin terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya untuk pergi Ke Bandung karena akan ada pertemuan dengan temannya.
“Pada hari selasa dia izin mau ke Bandung katanya ada pertemuan, setiap hari juga ada kabar lewat HP pada Kamis malam juga masih ada kabar, tapi pada hari jumat mendapat kabar Fiqri sudah ditemukan meninggal di Bandung,” tutupnya.(*/rmd)
