CIANJUR – Sebuah mobil truk molen B 9758 BIQ pengangkut beton di Jalan raya Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, terguling gegara sistem pengoperasian angin mati, Selasa (24/1/2023).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun mengenai mobil Alphard warna putih yang ada di belakangnya.
Deri Rahmat (35) sopir truk molen mengatakan, jika dirinya tengah mengangkut beton yang akan dibawa ke daerah Cipanas.
“Saya dari arah Cianjur menuju Cipanas, setibanya di tanjakan Jalan Raya Cibeureum mobil yang saya bawa tiba-tiba sistem pengoperasian anginnya mati,” kata Deri, Selasa (24/1/2023).
Dia mengatakan, mobil yang dibawanya tersebut tiba-tiba tidak bisa dioperasikan meski posisi mesin menyala.
“Waktu saya melaju dari bawah menggunakan gigi empat, saat akan mau memindahkan gigi tiba-tiba terdengar suara angin bocor dan mobil pun mundur lalu terbalik,” katanya.
Deri mengaku jika dirinya hanya mengalami luka ringan.di bagian paha kanan dan tangan.
“Alhamdulillah saya tidak apa-apa, hanya sedikit memar saja di bagian tangan dan paha kanan,” ucapnya.
Sementara itu dari pas kejadian tersebut belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (*/rmd)
