bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

TNI-Polri dan Pemkab Cianjur Upayakan Buka Jalan Terisolir Akibat Longsor

0

CIANJUR – Hampir sepekan pascabencana hidrometeorologi menerjang wilayah Cianjur selatan, TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Cianjur masih terus berupaya untuk membuka jalan yang tertutup longsor.

Salah satunya akses jalan terputus di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara yang merupakan jalan penguhubung menuju Kadupandak, Cijati, Lelels, dan Agrabinta.

Di lokasi tersebut dikabarkan jalur terputus akibat tebing setinggi 15 meter yang longsor menutup badan jalan. 3 unit alat berat pun diturunkan untuk memindahkan material longsoran sepanjang kurang lebih 40 meter dengan ketebalan capai 4 sampai 5 meter.

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha mengungkapkan, upaya buka jalan terdampak longsor itu telah dilakukan sejak H+3 bencana hidrometeorologi yang terjadi pada kamis, 4 Desember 2024.

“TNI-Polri membantu mengamankan jalur karena masih ada beberapa kerawanan kemacetan juga rawan bencana susulan, sementara tim dari dinas terkait membuka jalan. Kita berupaya untuk membuat jalan yang terhalang longsoran, bisa dilalui kembali dan lalu lintas kembali lancar,” ungkap Yonky pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Dalam prosesnya, pihaknya hadapi beberapa rintangan seperti tempat pembuangan material longsoran yang terbatas.

“Banyak aspek yang harus diperhitungkan, buka jalan tertimbun longsor ini tidak mudah,” jelasnya.

Meski begitu, Yonky menyebut sejumlah kendaraan pun kini sudah melintasi jalur penghubung antarkecamatan yang sempat tertimbun longsor tersebut.

“Masyarakat sudah bisa lewat, hanya saja masih satu jalur dan harus ekstra berhati-hati karena licin. Di kiri kanan jalan pun masih rentan terjadi longsor susulan,” kata dia.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengungkapkan, selain mendata korban terdampak, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur juga fokus perbaiki jalan terdampak bencana yang tidak bisa dilalui.

“Untuk sementara, jalur-jalur tersebut akan diperbaiki secara darurat, yang penting bisa dilalui dulu. Kini akses utama seperti jalan provinsi sudah bisa diakses,” jelasnya di kantornya, Jalan Siliwangi, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Pihaknya mencatat, setidaknya 83 titik jalan di hampir seluruh wilayah Cianjur selatan tidak bisa dilalui. Ada yang rusak parah akibat ambles setelah terdampak pergerakan tanah, juga terputus akibat tertimbun longsor.

“Infromasinya masih ada jalur tertutup di Kecamatan Kadupandak yang masih tertimbun longsor juga ambles, meskipun bukan akses utama. Kita masih menunggu kabar terbaru kondisi di lapangan,” tandasnya.(*/rmd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html