bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Sepakbola Tarkam di Cibaregbeg Berujung Bentrok, Satu Orang Luka Bacok

0

CIANJUR – Dua suporter terlibat bentrok saat Turnamen sepak bola antar kampung (Tarkam) di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Minggu (11/8/2024). Akibatnya satu orang mengalami luka parah di bagian kepala akibat dibacok supporter tim lawan.

Berdasarkan video berdurasi 1 menit yang tersebar di media sosial, tampak pemain hingga supporter dari kedua tim awalnya terlibat cekcok. Tidak lama kemudian mereka saling baku hantam hingga beberapa diantaranya tersungkur ke tanah.

Warga lain yang berusaha melerai pun kesulitan lantaran banyaknya massa yang terlibat bentrokan.

Kapolsek Cibeber AKP Tio, mengatakan bentrokan tersebut terjadi ketika pertandingan turnamen sepakbola Tarkam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber.

“Kejadiannya kemarin (10/8/2024) sore, saat babak semifinal antara kesebelasan Tim Kampung Cikole dengan tim Kampung Tugu,” kata dia, Minggu (11/8/2024).

Menurutnya bentrokan tersebut terjadi lantaran kekecewaan terhadap keputusan wasit yang dinilai tidak adil. “Pemicunya karena ada ketidakpuasan dengan keputusan wasit,” kata dia.

Dia menjelaskan akibat bentrokan tersebut salah seorang supporter dari Kampung Cikole mengalami luka parah di bagian kepala usai dibacok supporter dari tim lawannya.

“Ada satu orang yang luka parah, dibacok menggunakan senjata tajam jenis golok. Tapi sudah ditangani oleh petugas medis,” kata dia.

Pelaku pembacokan, lanjut Tio, saat ini sudah diamankan di Mapolsek Cibeber untuk dimintai keterangan lebih lanjut. DIketahui jika pelaku merupakan seorang petani yang kerap membawa golok untuk berkebun.

“Pelaku pembacokan berinisial E (61) sudah kami amankan. Dari pengakuannya golok itu memang sehari-hari dibawa untuk ke kebun. Bukan disiapkan apabila terjadi bentrokan. Tapi kami kami periksa lebih lanjut pelakunya,” kata dia.

Tio menambahkan pasca insiden bentrokan tersebut, turnamen sepakbola antar kampung itu dihentikan.

“Kami sudah komunikasi dengan kepala desa dan panitia, turnamennya disetop. Tidak ada lagi pertandingan lanjutan meskipun sudah masuk babak semi final,” pungkasnya.(rmd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html