bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Seorang Penjaga Toko Tersengat Listrik Bertegangan Tinggi

0

CIANJUR – Apay (38) warga Kampung Dangdeur, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, tersengat listrik bertegangan tinggi, Senin (2/12/2024). Beruntung, ia bisa selamat dari peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu.

Kejadian bermula saat apay memperbaiki atap sebuah ruko di Kampung Waas, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah.
Menurut keterangan warga sekitar, Yusuf (56) mengatakan, Apay merupakan karyawan di warung milik Dede Lingga yang akan memperbaiki kebocoran di bagian atap ruko dua tingkat bersama rekannya.

Berdasarkan pantauan, posisi atap berada dekat dengan kabel listrik yang menjuntai melintas di atas ruko.

Tiba-tiba sekitar pukul 08.00 Wib, terdengar suara letusan dari arah atap ruko di tempat Apay memperbaiki atap.

“Suaranya seperti petasan yang membuat warga sekitar heboh. Lalu terdengar suara minta tolong dari rekannya. Ternyata Apay tersengat listrik,” ungkap Yusuf.

Kejadian sontak sempat membuat ruas Jalan Sabandar dipenuhi warga yang penasaran.

Pihaknya pun langsung menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan evakuasi Apay yang disebut masih terkulai lemas setelah tersengat listrik.

Kanit Reskrim Polsek Cianjur, Ipda Radhika R. B mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak TNI, Damkar Kabupaten Cianjur, juga PLN.

Dari keterengan sementara, Apay yang tengah memperbaiki atap itu tak sengaja menyentuh kabel listrik.

“Dari keterangan rekannya, saat korban akan memindahkan asbes, sikunya tidak sengaja menyentuh kabel dan akhirnya tersengat, terpental, dan pingsan. Sementara rekannya yang panik pun meminta tolong dan turun,” kata Radhika pasca evakuasi.

Apay sendiri dikabarkan menderita luka bakar ringan di bagian siku, leher, dan kakinya.

“Kita berhasil mengevakuasi korban dari atap lantai 2 ruko dan membawa korban ke RSUD Sayang untuk penanganan medis,” ungkapnya.

“Evakuasi dilakukan dalam waktu 30 menit. Sedikit lambat karena personel gabungan harus menunggu Apay sadar dan kembali bertenaga,” imbuhnya.

Tak hanya itu, proses evakuasi korban tersengat listrik pun terhambat karena akses jalan yang dipenuhi oleh warga yang berkerumun.

Proses evakuasi dilakukan oleh 15 personil gabungan dengan menggunakan tali penyelamat dan tangga.(*/rmd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html