CIANJUR – Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengakui jika masih ada kesalahan data mengenai kategori kerusakan rumah akibat gempa bumi.
Namun, hal itu tidak perlu khawatir lantaran akan ada tim yang akan mendata ulang. Verifikasi data ini hanya berlaku untuk kategori rumah rusak berat.
“Saat ini masih ada data yang tertukar. Harusnya rumah rusak berat, menjadi rumah rusak ringan. Itu masalah. Maka tim kami akan memverifikasi lagi ke lapangan, ” kata Herman, Jumat (9/12/2022).
Akan tetapi, jelas dia, jika pendataan kategori rumah rusak sedang atau ringan ditentukan oleh sistem berdasarkan asesment. Sehingga, siapapun tidak bisa menentukannya apakah itu rusak sedang maupun ringan.
“Sekali lagi yang menjadi masalah itu adalah rumah rusak berat menjadi rusak ringan. Kita tidak bisa menentukan itu rusak sedang atau ringan. Itu sistem yang menentukan,” jelasnya.
Herman pun mengimbau agar warga terdampak segera meninggalkan tenda pengungsian jika rumahnya tidak mengalami rusak berat. Dikhawatirkan jika berlama-lama di tenda pengungsian pembangunan rumah menjadi terhambat.
“Cepat kembali ke rumahnya masing-masing. Segera benahi berangkal runtuhan rumah, dipilah bahan-bahan yang masih bisa dipakai, sambil menunggu aturan pembangunan rumah,” pungkasnya. (rmd)
