CIANJUR – Curah hujan yang tinggi pada September 2022 ini membuat PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanggeung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat mengganggu pasokan listrik.
Pada Kamis (22/09), PLN ULP Tanggeung bergerak cepat menerjunkan 15 personel untuk mengamankan tiang listrik yang nyaris longsor terbawa longsor.
“Kegiatan perbaikan ini merupakan upaya sigap dari PLN Tanggeung. Kondisi tiang listrik tersebut sudah miring dan mengkhawatirkan karena tebing di sebelah tiang sudah longsor,” jelas Manager PT PLN (Persero) ULP Tanggeung, Lukman Ismail.
Ia pun langsung menugaskan timnya untuk mengamankan tiang yang berlokasi di Kampung Cijengkol, Desa Puncak Bayuning, Kecamatan Cidaun.
Lukman menjelaskan bahwa timnya perlu memadamkan sebanyak 35 gardu selama pekerjaan perbaikan tiang miring tersebut berlangsung. “Total waktu yang kami butuhkan untuk perbaikan selama 3 jam 15 menit,” tambah Lukman.
Lukman meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang harus merasakan padam selama pekerjaan perbaikan berlangsung. “Namun perbaikan ini harus dilakukan untuk menghindari kejadian padam yang bisa lebih lama lagi apabila kondisi tiangnya tergerus longsor,” ungkap Lukman.
Pihaknya pun terus mengoptimalkan kegiatan preventif atau pencegahan melalui tim inspeksi PLN untuk melakukan mitigasi terhadap titik-titik rawan longsor di mana di lokasi tersebut ada aset PLN.(rls/rmd)
