Bewara Cianjur – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur memastikan perbaikan bangunan SDN Cibaregbeg 1, Kecamatan Cibeber, yang terbakar pada Sabtu (6/9/2025) malam akan menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT).
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan Bupati Cianjur sudah meninjau lokasi kebakaran. Meski sejumlah ruangan habis dilalap api, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan normal.
“Alhamdulillah KBM tidak terganggu sama sekali karena ruangan yang terbakar itu hanya WC, mushola, dan perpustakaan. Kita sudah mengajukan perbaikan melalui BTT dan juga melaporkannya ke Kementerian Pendidikan. Mudah-mudahan segera diterima untuk pembangunan revitalisasi,” kata dia kepada Wartawan, Selasa (9/9/2025).
Ruhli menegaskan, sebanyak 272 siswa masih bisa melaksanakan pembelajaran tanpa hambatan.
Sebelumnya, kebakaran melanda SDN Cibaregbeg 1 pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 23.45 WIB. Api diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp700–750 juta.
Plt Kepala Sekolah SDN Cibaregbeg 1, Edy Kresna Annizar, mengatakan api pertama kali muncul dari arah perpustakaan.
“Ratusan buku, TV mirror, printer, mesin fotokopi, dan kipas angin hangus terbakar. Alhamdulillah data-data penting sekolah aman,” ujarnya.
Untuk sementara, kegiatan keagamaan dan pembelajaran tambahan yang biasanya dilakukan di perpustakaan dialihkan ke ruang UKS atau ruang guru.
Kepala Bidang SD Disdikpora Kabupaten Cianjur, Aripin, menyebut ruangan yang terbakar meliputi perpustakaan, mushola, WC, ruang operator, dan dapur. “Kerugian ditaksir sekitar Rp700 juta, meski tentu harus ada hasil kajian lebih lanjut,” katanya.
Aripin juga meminta pihak sekolah segera membersihkan puing-puing kebakaran agar tidak membahayakan siswa.
Sementara itu, Kapolsek Cibeber, Kompol Tio, menjelaskan personel Polsek Cibeber bersama Damkar Cibeber langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.
“Sekitar pukul 01.00 WIB, api berhasil dijinakkan setelah satu jam pemadaman menggunakan dua unit mobil damkar dibantu instansi terkait. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materiil cukup besar. Saat ini situasi sudah kondusif dan penyelidikan masih dilakukan,” terangnya.(Red)
