CIANJUR – Seorang penjaga toko funiture di Jalan Arif Rahman Hakim tepatnya di Kampung Arsela, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur diduga menjadi korban hipnotis, akibatnya uang jutaan rupiah raib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian tersebut terjari sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (6/3/2023).
Shiva Shopiana Husna (20) penjaga toko mengatakan, sebelum kejadian sempat ada seorang ibu-ibu yang berpura-pura hendak membeli, dan menayakan harga.
“Awalnya ibu itu datang sendiri, dan menayakan harga barang. Karena itu saya tidak tahu harganya, langsung menghubungi pemilik toko, masih ada duduk dihadapan saya,” katanya.
Namun setelah itu, lanjut dia, ibu tersebut sudah tidak ada. Namun dirinya belum sadar dompet yang berisi sejumlah uang milik dirinya sudah hilang dibawa pelaku.
“Baru sadat tadi sekitar pukul 17.00 WIB, ketika saya mau ngisi token lisrik, tapi dompet sudah gak ada, padahal disimpan di atas meja. Ciri-cirinya saya gak tau persis cuman agak gemuk pakai hijab,” ucapnya.
Sementara itu, Muhammad Adwa (20) saksi mata mengungkapkan, dirinya sempat melihat seorang ibu-ibu keluar dari toko tersebut dengan berjalan tergesa-gesa.
“Seorang ibu-ibu dengan tubuh agak gemuk itu berjalan sangat tergesa-gesa. Selang beberapa saat kemudian korban nangis lalu minta tolong,” ucapnya.
Selain itu, ia menambahkan, disekitar wilayahnya tersebut memang sudah beberapa kali terjadi aksi serupa, dengan kejadian yang hampir sama yaitu menunggu korban lengah.
“Kejadian rata-rata korban lagi melamun, lalu kondisi disekitarnya sedang sepi, dan di sekitar wilayah ini jarang ada kamera pengawas,” ucapnya.(nov)
