bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Otto Hasibuan: Baliho Berizin Tidak Boleh Dicopot!

0

CIANJUR – Wakil Bendahara Generasi Muda FKPPI, Arief Rachman, melaporkan ke polisi adanya aksi perusakan baliho ucapan Hari Pahlawan yang terpasang di Kabupaten Cianjur. Padahal, baliho calon legislatif DPR RI itu sudah mendapatkan izin sekaligus membayar pajaknya melalui PT PSM Cianjur.

Aksi perusakan baliho itu berada di Jalan Pramuka (Bundaran Tugu Pramuka) Desa Sukamulya Kecamatan Karangtengah pada Senin(13/11/2023). Laporan polisi dilakukan pada Selasa (14/11/2023) dengan nomor: STLLP/754/XI/2023/SPKT/POLRES CIANJUR/POLDA JAWA BARAT.

Baca juga: Kang Arief Pasok Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan, turut menyoroti adanya aksi perusakan ataupun penurunan baliho yang mendapat izin resmi dari pemerintah. Menurut Otto, pelaku aksi perusakan ataupun penurunan baliho harus dipidanakan karena melanggar aturan.

“Jadi kita harus lihat dulu, apakah baliho-baliho tersebut sudah ada izinnya atau belum. Jika baliho tersebut berizin, saya mengimbau agar siapapun tidak sembarangan. Jika ada izinnya dari pemerintah daerah setempat, masyarakat atau siapapun tidak berhak menurunkannya. Itu jelas adalah perbuatan yang melanggar hukum dan bisa dipidanakan,” tegas Otto melalui keterangan resminya, Senin, (27/11/2023).

Baca juga: Kang Arief Promosikan Produk UMKM Jabar melalui Aplikasi MPP

Otto mengultimatum seluruh pihak harus menghentikan perusakan dan/atau penurunan baliho atau alat peraga lain yang telah mendapatkan izin yang sah berdasarkan peraturan-perundangan yang berlaku. Sebab, jika dibiarkan maka akan berpotensi menimbulkan konflik di dalam masyarakat.

“Apalagi di tengah meningkatnya suhu politik dalam negeri menjelang Pileg dan Pilpres pada 14 Februari 2024,” ucapnya.

Baca juga: Gamers di Cianjur Antusias Ikut Turnamen Mobile Legends

Otto berharap seluruh aparat penegak hukum bisa melakukan pengawasan yang ketat dan segera menindaklanjuti kasus-kasus dugaan tindak pidana yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung-jawab. Sehingga, pesta demokrasi rakyat yaitu pemilu biss berjalan dengan aman, jujur, adil, dan bebas dari tindakan-tindakan anarkistis.

“Sehingga hasilnya kredibel dan dapat diterima seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Otto. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html