bewaracianjur.com
Terpercaya, Terhubung, Adil Sejak Dalam Pikiran

Kasus Pernikahan Sesama Jenis, AK dan Adinda Alias ESH Berujung Damai

0

CIANJUR – Heboh kasus pernikahan AK (26) yang menikahi ESH (26) alias Andini berakhir damai. Kondisi orangtua dari lelaki yang menyamar menjadi wanita menjadi pertimbangan keluarga AK menerima jalur musyawarah.

Kanit Reskrim Polsek Naringgul Bripka Ridwan Taupik, mengatakan, setelah kedua belah pihak dimintai keterangan, mereka memilih untuk melakukan musyawarah.

“Kita periksa saksi-saki dan keterangan kedua belah pihak. Mereka sepakat musyawarah, surat pernyataan bersama permohonan cabut laporan. Terus permohonan tidak dilakukan prosedur hukum,” kata dia, Senin (6/5/2024).

Menurut dia, dari hasil musyawarah korban merasa terpenuhi rasa keadilannya sehingga sepakat untuk berdamai.

“Jadi atas dasar tersebut kita lakukan gelar perkara, selesai dengan islah. Korban terpenuhi rasa keadilannya,” tuturnya.

Daud, ayah dari AK, mengatakan, pihaknya sepakat untuk berdamai lantaran melihat kondisi orangtua dari ESH yang sudah lanjut usia dan tengah sakit.

“Kalau dituntut secara hukum, kasian bapaknya sudah jompo,” kata dia.

Menurutnya masalah tersebut diharapkan jadi pembelajaran bagi keluarga dari ESH. “Jadi pelajaran jadi untuk keluarganya,” kata dia.

Senada, Kepala Desa Wangunjaya Jaelani, mengatakan karena adanya kebijaksanaan dari keluarga korban, proses hukum tidak dilanjut.

“Proses hukum tidak berlanjut,” kata dia.

Menurutnya peristiwa pernikahan tersebut baru terjadi di wilayahnya. Dia berharap ke depannya tidak terulang hal serupa.

“Untuk antisipasi kita akan door to door kepada masyarakat memberikan imbauan. Jangan sampai ada yang kena lagi,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, AK (26) harus dibuat kecewa dan malu. Pasalnya, mahligai rumah tangga yang ia bina harus berakhir pahit lantaran sosok perempuan yang dia nikahi ternyata aslinya seorang laki-laki berinisial ESH (26).

Penyamaran ESH terungkap usai keluarga AK merasa curiga, pasalnya ESH yang mengaku bernama Adinda kerap menolak saat diajak berhubungan badan.

Kecurigaan AK dan keluarga pun semakin menjadi setelah 12 hari menikah, tetap ESH kerap enggan bersosialisasi dengan keluarga ataupun warga sekitar.

Kenyataan pahit pun terungkap setelah keluarga AK berhasil menemukan rumah dari ESH dan mendapati keterangan ayahnya jika ESH alias Adinda ini bukan perempuan melainkan laki-laki.(*/rmd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

google-site-verification: google1fb702fc0f365d5d.html