Berkeliaran Penipu Berkedok Aplikator, Bupati Imbau Penerima Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berhati-hati
CIANJUR – Penerima bantuan stimulan rumah rusak terdampak gempa di Kabupaten Cianjur diimbau hati-hati. Pasalnya, tak sedikit terjadi laporan dugaan penipuan bermodus perbaikan rumah yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab.
“Masyarakat jangan sampai tertipu. Oknum ini berpura-pura jadi aplikator. Tapi mereka mengambil uang bantuan stimulan dari penerima. Harus hati-hati,” tegas Bupati Cianjur Herman Suherman kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).
Herman menuturkan modus oknum pelaku penipuan itu menjanjikan kelebihan uang dari pengerjaan perbaikan rumah rusak. Tentu masyarakat pun tergiur karena membutuhkan.
“Setelah uang diterima masyarakat lalu menunjuk aplikator. Namun setelah uangnya diterima, kemudian dibangun pondasi, oknum aplikator langsung kabur, meninggalkan pekerjaan yang tidak selesai,” ucapnya.
Herman menyarankan seandainya masyarakat mampu, bisa dikerjakan secara mandiri. Pun bisa dilakukan dengan mencari tukang atau pekerja bangunan.
“Tapi memang kondisi saat ini banyak dihadapkan pada berbagai kendala. Misal sulitnya mencari pekerja bangunan, harga bahan material bangunan yang naik, termasuk pasokan air yang sulit karena sudah masuk kemarau,” pungkasnya. (nov)
