CIANJUR – Sempat tertahan karena terbentur biaya pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, seorang pasien atas nama M Azam Samsul (2) asal Kampung Darungdung, Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon, akhirnya bisa pulang setelah dilakukan musyawarah mufakat bersama pihak manajeman RSUD, Selasa (1/11/2022).
Orangtua Azam Samsul, Ajang S (28) mengatakan awalnya ia membawa anaknya berobat karena menderita DBD akut sehingga perlu penanganan pihak RSUD. Selain itu karena panik dirinya tak menyadari jika fasilitas pengobatan menggunakan jalur umum.
“Anak saya sakit DBD pada Rabu (23/10/2022) lalu dan dinyatakan sehat setelah dirawat kurang lebih satu minggu lamanya,” kata Ajang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (1/11/2022).
Ajang mengatakan, setelah diperbolehkan untuk pulang pada Senin (31/10/2022) kemarin dirinya terlebih dahulu harus membayar biaya selama dirawat di RS sebesar Rp11.535.000.
“Saya panik, karena waktu itu saya pegang uang Rp2 juta lalu saya berinisiatif untuk menjaminkan KTP dengan harapan anak terlebih dahulu bisa pulang,” ujarnya.
Ajang mengatakan, harapan untuk membawa anaknya pulang sirna setelah adanya informasi harus membayar paling tidak 50 persen dari total yang harus dibayarkan ke RSUD Sayang.
“Karena waktu itu pada Senin (31/10/2022) tak juga ada keputusan makan saya terpaksa harus kembali menginap di RS sambil mencari peluang,” paparnya.
Mentok karena tidak ada juga uang yang dibutuhkan untuk pembayaran ke RS dirinya mencoba komunikasi dengan saudaranya di Kampung namun tetap saja uang yang dicari tak kunjung ada. Ajang pun minta adanya keringanan sekaligus dispensasi dari pihak RS agar bisa pulang.
“Alhamdulillah setelah mediasi dengan pihak RS akhirnya anak saya diperbolehkan pulang dengan syarat sisa tunggakannya harus dibayarkan dengan cara dicicil,” katanya Ajang.
Ajang juga mengakui konsekuensi berobat dengan menggunakan umum harus dibayar.
“Saya akui memang tidak punya BPJS Kesehatan, dan saya juga sudah koordinasi dengan Pemdes Gudang untuk membuat BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Tokoh Pemuda Desa Gudang Ami mengatakan, orangtua M Azam Samsul memang dari keluarga yang kurang mampu sehingga dirinya merasa kaget dan hanya bisa pasrah disaat harus membayar tunggakan hingga Rp12 juta.
Namun setelah dilakukan mediasi dengan pihak RSUD Cianjur menghasilkan kata sepakat kalau pasien yang sebelumnya sempat tertahan karena biaya kini sudah bisa pulang kerumahnya.
“Alhamdulillah akhirnya M Azam Samsul sudah bisa pulang ke rumahnya,” kata Ami.
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon Yudistira mengatakan, pasien M Azam Samsul bisa pulang karena sudah dilakukan mediasi bersama pihak rumah sakit. Adapun biaya yang harus dibayarkan selama dirawat kurang lebih mencapai Rp12 juta.
“Kendalanya memang tidak punya BPJS Kesehatan, jadi pada saat berobat mengambil jalur umum,” kata Yudistira.
Yudistira mengatakan, dari hasil kesepakatan pasien dengan pihak RSUD orangtua Azam bersedia untuk melunasi piutang nya dengan cara dicicil.
“Kami dari pihak Pemdes Gudang tentu akan berupaya semaksimal mungkin mencari kekurangannya untuk melunasi piutang ke RSUD,” kata dia
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Cianjur, dr Darmawan, mengatakan, tidak boleh ada penahanan pasien jika memang sudah dinyatakan sehat meski sistem pembayaran belum terselesaikan.
“Rumah sakit itu tidak boleh menahan pasien, kalau memang menggunakan jalur umum mau tidak mau harus dilunasinya. Jika tidak mampu kan ada beberapa pilihan salah satunya dengan cara mencicil meski hingga saat ini banyak yang belum terbayarkan,” kata Darmawan.
Darmawan mengatakan, pihaknya juga akan memberikan diskon sebesar 25 persen dari total yang harus dibayarkan, namun jika besarannya 50 persen maka itu keputusannya ada di Pemkab Cianjur dalam hal ini bupati.
“Logikanya jika perusahaan ini harus menanggung semua beban pengunjung lalu bagaimana sedangkan harus ada pertanggungjawaban, belum lagi ada pemeriksaan dari Inspektorat, begitu juga BPK,” jelasnya.(ays/rmd)

[…] Baca juga: Azam Penderita DBD Akhirnya Pulang, RSUD Cianjur Berikan Diskon 25% Pembayaran […]