Bewaracianjur.com– Proses relokasi pedagang dari Pasar Bomero (Bojong Meron) ke Pasar Induk Cianjur terus berjalan. Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, menyebutkan, hingga saat ini jumlah pedagang yang sudah mendaftar untuk menempati lapak baru mencapai 117 orang dari total 213 pedagang yang terdata.
“Kalau yang berjualan sampai hari ini belum, tapi yang sudah mendaftar sudah 117. Pedagang yang pindahan dari Pasar Bojong Meron belum melakukan aktivitas berdagang di Pasar Induk,” kata dia kepada Wartawan, Rabu (19/11/2025).
Dia menjelaskan, pihak UPTD hanya bertemu para pedagang saat proses pendaftaran, sehingga belum mengetahui secara pasti kapan mereka akan mulai berjualan.
“Untuk aktivitas mereka, saya kurang tahu, karena saya bertemu dengan para pedagang ketika mereka mendaftar saja. Untuk mulai berdagang, kita belum tahu sampai kapan mereka menunggunya. Mudah-mudahan secepatnya mereka berjualan di Pasar Induk,” tambahnya.
Dari total pedagang sebanyak 213 orang, lebih dari separuhnya telah mendaftar, namun masih ada sisa pedagang yang belum melakukan registrasi.
Untuk lokasi penempatan, para pedagang akan diarahkan ke blok eks
bandar yang berada di bagian belakang, dekat los D. Area tersebut berupa satu hamparan hanggar yang telah disiapkan sesuai instruksi pimpinan untuk menampung para pedagang dari Bojong Meron.
“Dengan sudah disiapkannya lokasi berjualan, kami berharap para pedagang segera mulai beraktivitas agar operasional pasar berjalan optimal dan proses relokasi dapat tuntas lebih cepat,” ujarnya. (Red)
