CIANJUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem pada 2023.
Di bawah kepemimpinan Bupati Cianjur, Herman Suherman, angka kemiskinan semula 1,55 persen, kini menjadi 0,51 persen.
Data tersebut berdasarkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Indikator keberhasilan Kabupaten Cianjur menurunkan angka kemiskinan ekstrem, di antaranya menyangkut kebutuhan papan.
Masyarakat Cianjur yang tadinya bertempat tinggal di rumah tidak layak huni, sekarang memiliki rumah layak huni.
Keberhasilan ini tentu saja berkat kerjasama semua leading sektor, diharapkan sisa angka kemiskinan ekstrem saat ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi semua untuk terus menuntaskan angka kemiskinan di Kabupaten Cianjur.(rls/rmd)
