CIANJUR – Sebanyak 3.220 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengikuti test tertulis yang diadakan Komisi Pemilih Umum (KPU) Kabupaten Cianjur.
Komisioner Wakil Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Cianjur Rutisman menyebutkan, berdasarkan aplikasi Siakba tercatat ada sebanyak 4.305 calon pendaftar PPS, sedangkan penerimaan berkas mencapai 3.286 orang.
“Dari sebanyak 3.286 calon PPS tersebut yang lolos seleksi admistrasi mencapai 3.220 orang. Dan saat ini ribuan calon PPS tersebut tengah melaksanakan test tertulis,” katanya, Senin (9/1/2023).
Pelaksanaan tahapan test tertulis tersebut, lanjut dia, akan dilakukan selama enam hari, terhitung mulai Senin (9/1/2023) hingga Sabtu (14/1/2023) dan dibagi menjadi beberapa sesi.
“Pelaksaan test tersebut dilakukan hampir setiap kecamatan masing-masing calon PPS. Namun ada juga dua kecamatan dilakukan di satu kecematan,” katanya.
Rustiman mengatakan, sebanyak 3.220 calon PPS yang mengikuti test tertulis tersebut memakai metode Computer Assisted Test (CAT) dengan materi yang sama dengan proses seleksi Panitia Pemilhan Kecamatan (PPK).
“Manteri yang diberikan kepada para calon PPS yang tengah mengikuti test tertulis diantaranya yaitu, pengetahuan kebangasaan, kopetensi dasar, dan pengetahuan kepemiluan. Dan mereka harus menjawab sebanyak 75 soal, dengan waktu 90 menit,” katanya.
Pihaknya mengatakan, setelah pelaksaan test tertulis sebanyak 3.220 calon PSS tersebut, selanjutnya akan mejalani tahap wawancara pada Rabu (18/1/2023) sampai Minggu (22/1/2023).
“Dari jumlah calon PPS yang mencapai 3.220 itu, nanti kita akan menetapkan sebanyak 1.080 orang sebagai anggota PPS, sesuai dengan kebutuhan 3 orang per desa di semua kecamatan,” katanya.
Rustiman mengatakan, sebanyak 1.080 anggota PPS yang lolos usai mengikuti beberapa tahapan seleksi tersebut akan langsung ditetapkan dan dilantik.(nov)