Konflik Para Pejabat OPD dan Sekda, Bupati Cianjur: Ini Desakan Dari Bawah

CIANJUR – Bupati Cianjur, Herman Suherman, akhirnya buka suara soal konflik para Kepala Organisasi Daerah (OPD) dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Cecep Alamsyah.

Menanggapi adanya surat pernyataan dan tanda tangan beberapa pejabat agar sekda mundur dari jabatannya, Herman mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan tersebut.

Namun, Herman juga tidak menampik dengan situasi yang terjadi dalam tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkab Cianjur.

“Sebetulnya kondisi ini bukan yang kali pertama. Saya juga sudah sempat beberapa menerima surat serupa, baik dari kepala OPD, camat bahkan dari kepala desa terkait kinerja Sekda (Cecep A Alamsyah) yang dinilai sudah tidak dapat bersinergi dalam menjalankan roda pemerintahan,” tutur Herman kepada wartawan, Selasa (30/4).

Saat ini, Herman hanya meminta agar sekda bekerja dengan baik dan menjalankan tugas serta fungsinya sesuai dengan yang telah ditetapkan.

“Jika memang ada desakan itu (sekda mundur) yang ditandatangani beberapa kepala OPD jelas ini desakan dari bawah. Sekda seharusnya bekerja fokus dan lebih baik,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam surat pernyataan yang meminta sekda mengundurkan diri itu di perkuat dengan tanda tangan 14 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para pejabat Cianjur.

Dalam isi surat tersebut terdapat ancaman, yakni apabila dalam tiga hari sejak surat pernyataan ditanda tangani, Rabu 24 April 2024, sekda tidak juga mengundurkan diri, pihak pembuat surat menilai sekda sudah mengundurkan diri.(*/rmd)

Bupati cianjurHerman suhermanKonflik pejabat cianjur dan sekdaPemkab cianjurSekda CianjurSekda cianjur cecep Alamsyah
Comments (0)
Add Comment