Waduh! Ratusan Warga Desa Sukasirna Mulai Kesulitan Air Bersih

CIANJUR – Sejumlah wilayah di Desa Sukasirna Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Sekalipun ada, warga harus berjibaku mendapatkannya karena lokasi sumber air jaraknya cukup jauh dari permukiman dengan kondisi jalan terjal.

 

Krisis air bersih terjadi di lima RT di RW 05. Kondisi itu sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

 

“Mungkin ini dampak kemarau. Sumur di rumah warga sudah mulai surut. Jadi, untuk mendapatkan air harus pergi ke sumber mata air. Jaraknya cukup jauh dan menempuh jalan yang terjal,” kata Ketua RT 05, Apendi, kepada wartawan, Rabu (21/6/2023).

 

Sumber mata air itu jadi tempat mandi warga sekitar. Bahkan airnya dimanfaatkan juga untuk kebutuhan minum dan memasak.

 

Warga biasanya membawa jerigen maupun ember. Mereka harus bersusah payah membawanya karena kondisi jalan yang cukup terjal.

 

Ironisnya, sumber air yang jadi andalan warga pun sudah terlihat surut. Kemungkinan karena beberapa hari terakhir intensitas pemakaian air cenderung meningkat.

 

“Inginnya air bisa disalurkan menggunakan slang atau pipa. Tapi rasanya tidak akan kuat. Harusnya sih menggunakan pompa air,” imbuhnya.

 

Kepala Desa Sukasirna, Edih, menyebut terdapat ratusan jiwa di lima RT yang sekarang mengalami kesulitan air bersih. Daerah itu jadi langganan krisis air ketika memasuki musim kemarau.

 

“Saya segera melaporkan ke BPBD maupu dinas teknis di Pemkab Cianjur,” kata Edih.

 

Menurut Edih, perlu segera ada penanganan. Sebab, warga tidak memiliki sumber air lain ketika dilanda kekeringan.

 

“Kami harapkan ada bantuan air bersih bagi warga. Hampir setiap tahun terjadi kekeringan dampak kemarau di daerah kami,” pungkasnya. (nov)

Desa sukasirnaEl ninaKecamatan SukaluyuKekeringanKemarauKesulitan airKrisis airLa Nina
Comments (0)
Add Comment