CIANJUR – Korban jiwa akibat gempa magnitudo 5,6 yang menggemparkan Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu berjumlah 328 orang.
Untuk jumlah luka berat 595 orang, 7.156 luka ringan, 4 orang luka sedang, dan 68 orang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sayang Cianjur.
Sementara jumlah pengungsi per 29 November 2022 mencapai 39.512 KK atau sebanyak 109.386 jiwa.
Tempat pengungsian terbagi 451 titik di 16 kecamatan.
Gempa tersebut juga dirasakan di kota/kabupaten terdekat. Kabupaten Bandung 1 orang luka sedang dan 5 orang olahraga, 1 unit rumah rusak ringan.
Kabupaten Sukabumi ada 900 KK atau 2.085 orang terdampak, 333 orang mengungsi, 3 orang luka sedang, dan 9 orang mengalami luka ringan. Kerusakan rumah mencapai 977 unit, 635 di antaranya rusak ringan, 247 rusak sedang, dan 96 unit rusak berat
Di Kabupaten Bogor sedikitnya 298 orang terdampak, 4 jiwa mengungsi, dan 2 orang mengalami luka ringan. Kerusakan rumah mencapai 63 unit, 49 unit rusak ringan, 13unit rusak sedang, dan 1 unit rumah mengalami rusak berat.
Pelaksanaan validasi kerusakan rumah pada Rabu (30/11/2022) sebanyak 17.864 unit, di antaranya 8.182 unit rumah rusak ringan, 5.306 unit rusak sedang, dan 4.376 unit rumah rusak berat.
“Presiden memastikan pemerintah akan memberikan bantuan untuk korban dikenakan masing-masing Rp50 juta untuk rumah kategori rusak berat, Rp25 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta pengungkapan untuk kategori rumah rusak ringan,” Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB . (rmd)