CIANJUR – Jalan rusak yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Naringgul, Cianjur ternyata tidak hanya menghambat akses ekonomi warga. Dampak juga dirasakan di sisi kesehatan.
Bahkan dalam dua tahun terakhir tercatat 3 orang ibu hamil melahirkan di tengah perjalanan.
Kepala Desa, Cinerang Wandy, kondisi jalan rusak membuat warga yang sakit dan ibu hamil harus ditandu dari rumahnya ke lokasi yang dapat diakses oleh ambulance.
“Jadi dari pemukiman itu ditandu dulu selama 4 jam ke kantor desa terdekat yang bisa diakses ambulance. Baik yang sakit ataupun ibu hamil yang akan melahirkan,” kata dia.
Menurutnya kondisi tersebut membuat ibu hamil melahirkan di tengah perjalanan. Dengan kondisi darurat, para ibu hamil tersebut dapat melahirkan dengan selamat dan bayinya pun lahir dengan sehat.
“Tahun lalu ada dua ibu hamil yang melahirkan di tengah perjalanan. Tahun ini ada satu yang mengalami hal serupa. Beruntungnya ibu dan bayi berhasil selamat,” kata dia.
“Kami harap jalan segera diperbaiki. Jangan sampai ada korban dulu baru diperhatikan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, jalan milik kabupaten penghubung 4 desa di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak parah dengan kondisi tanah berlumpur. Bahkan jalan sepanjang 9 kilometer itu tak pernah diperbaiki selama 20 tahun.
Kondisi jalan rusak di Kecamatan Naringgul itupun viral usai fotonya tersebar di media sosial.
Terlihat kondisi jalan tersebut selayaknya lahan pesawahan, di mana tanah merah yang basah usai diguyur hujan tampak seperti lumpur pesawahan. Beberapa kendaraan pun terjebak tengah lumpur pekat tersebut.(*/rmd)