Bewaracianjur. Com – UNIVERSITAS Suryakancana (UNSUR) Cianjur kembali mencetak sejarah akademik. Sebanyak 811 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Suryakancana Wisuda Sarjana dan Magister angkatan ke-24 Tahun Akademik 2024-2025 di Agra Hotel & Grand Ballroom Jalan Raya Hanjawar Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Selasa (21/10/2025).
Pada prosesi wisuda tahap ini, Universitas Suryakancana (UNSUR) menganugerahkan ijazah kepada 811 orang lulusan, terdiri dari 95 orang lulusan bergelar Magister dan 716 orang lulusan bergelar Sarjana.
Dari 95 orang lulusan bergelar Magister, sebanyak 80 orang lulusan bergelar Magister Ilmu Hukum dan 15 orang lulusan bergelar Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Selanjutnya, dari 716 orang lulusan bergelar Sarjana, sebanyak 162 orang lulusan bergelar Sarjana Hukum, 177 orang lulusan bergelar Sarjana Pendidikan, 88 orang lulusan bergelar Sarjana Pertanian, 20 orang lulusan bergelar Sarjana Terapan Administrasi Bisnis, 131 orang lulusan bergelar Sarjana Teknik dan sebanyak 138 orang lulusan bergelar Sarjana Ekonomi.
Sementara itu, dari sebanyak 811 orang lulusan bergelar Sarjana dan Magister, sebanyak 18 orang masuk dalam lulusan terbaik tingkat Universitas Suryakancana.
Rektor Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Prof. Dr. Dwidja Priyatno mengatakan bahwa prosesi wisuda Sarjana dan Magister angkatan ke-24 Tahun Akademik 2024-2025, memiliki keistimewaan karena diikuti oleh 45 wisudawan dari Polres Cianjur.
“Jadi sangat istimewa, karena yang ikut diwisuda kali ini dari program pasca sarjana, hukum khususnya, dari penegak hukum sebanyak 80 orang,” katanya kepada wartawan, kemarin (21/10/2025).
“Atas izin dari bapak Kapolres, pada gelombang yang akan datang juga akan diikuti oleh sekitar 30 orang penegak hukum yang akan ikut program kita,” sambungnya.
Selain itu, Prof Dwidja juga menuturkan bahwa selain berprestasi di lingkungan kampus, mahasiswa Universitas Suryakancana juga ikut berpartisipasi aktif dan berprestasi di luar kampus, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Pada tahun 2025 ini. Dua orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil menjuarai ajang Internasional Kuala Lumpur Enterpreneur Youth Summit (KEYS) di Internasional Islamic University of Malaya, untuk kategori Environtmental Impact Essay dan kategori Sustainable Growth, termasuk juga prestasi-prestasi lainnya,” katanya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Suryakancana adalah sesuatu hal yang harus diperhatikan, dipertahankan serta ditingkatkan dengan cara meningkatkan pelayanan di berbagai bidang sesuai Tridharma Perguruan Tinggi.
“Pada tahun ini, UNSUR Cianjur menerima kurang lebih 800 orang mahasiswa baru. Oleh karenanya, kepercayaan masyarakat ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Prof. Dwidja.
Ketua Umum Yayasan Pendidikan Suryakancana,
Susilawati mengatakan bahwa belajar merupakan sebuah peristiwa mental atau sebuah proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan antara stimulus dan respon, tapi lebih dari itu bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh hati nurani dan akal pikiran yang terimplementasi melalui kehalusan budi pekerti untuk diniatkan membantu sesama manusia.
“Wisuda ini bukanlah purna tugas dari kita semua untuk berhenti belajar, namun sebaliknya, ilmu dan pengetahuan yang sudah anda dapatkan di kampus Universitas Suryakancana ini akan dilanjutkan untuk digunakan dalam membantu dan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin komplek dimasa-masa yang akan datang,” katanya.
Susilawati berharap Wisuda ini menjadi gerbang pengabdian dan implementasi yang nyata dari ilmu pengetahuan yang diperoleh para wisudawan/wisudawati di Universitas Suryakancana untuk masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap anda menjadi agent of change di lingkungannya, membawa perubahan yang lebih baik dalam lingkungannya. Di depan menjadi lokomotor perubahan, di tengah menjadi penggerak perubahan dan di belakang menjadi pendorong perubahan sehingga apa yang kalian dapatkan selama berkuliah di Universitas Suryakancana bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya