CIANJUR – RSUD Sayang Cianjur menerima satu orang pasien korban dugaan keracunan massal warga Kampung Kebon Manggu Desa Ciharashas Kecamatan Cilaku, Minggu (1/10/2023). Saat ini korban masih menjalani perawatan.
“Ada satu orang korban dugaan keracunan yang ditangani di rumah sakit. Masih ditangani tim medis,” kata Humas RSUD Sayang Cianjur Asep Hilman kepada wartawan, Minggu (1/10/2023).
Baca juga: Puluhan Warga Desa Ciharashas Diduga Keracunan Makanan
Terdapat sekitar 20 orang warga yang mengalami dugaan keracunan. Penyebabnya diduga usai mereka menyantap paket nasi berisi telur dan bihun yang dibagikan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kampung tersebut, Minggu (1/10/2023) siang.
Mayoritas warga yang diduga keracunan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah. Mereka ada yang ditangani di puskesmas, klinik, maupun di rumah sakit.
Baca juga: Kepala Dinkes Cianjur Dipercaya Bupati jadi Plt Dirut RSUD Sayang
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kampung itu dihadiri masyarakat setempat dari berbagai kalangan. Mulai orang dewasa hingga anak-anak.
“Tak lama setelah makan nasi berisi telur dan bihun yang dibagikan panitia, sejumlah warga mengalami pusing, mual, dan muntah-muntah,” kata Selmi Syaeful, keluarga salah seorang korban, Minggu (1/10/2023).
Baca juga: RSUD Sayang Cianjur Resmikan Gedung Baru Kopkar Mitra Bhakti
Bukan satu atau dua orang yang mengalami gejala itu. Menurut Selmi jumlah mencapai puluhan orang.
“Sampai sekarang warga masih menjalani perawatan,” pungkasnya. (red)
[…] RSUD Sayang Tangani 1 Orang Korban Dugaan Keracunan Makanan […]