Puluhan Rumah Rusak, 161 Jiwa Diungsikan Akibat Longsor di Bojongpicung-Cianjur

CIANJUR – Sebanyak 161 jiwa warga di Kampung Sukajadi dan Kampung Pasircinde, Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengungsi akibat longsor terdampak pergerakan tanah.

Ratusan warga tersebut diungsikan lantaran dikhawatirkan adanyavpergerakan tanah susulan. Diketahui, bencana tersebut disebabkan hujan deras yang mengguyur.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Cianjur Asep Sukmana Wijaya mengatakan, 167 jiwa yang diungsikan ke para kerabatnya berasal dari 54 keluarga.

Pergerakan tanah diketahui menyebabkan 26 rumah rusak ringan, 5 rumah rusak sedang, 3 rumah rusak berat, 2 masjid rusak ringan dan akses jalan desa juga mengalami kerusakan.

“Ratusan jiwa telah diungsikan dengan berkoordinasi dengan pihak kecamatan Bojongpicung, Pemdes Jatisari dan lainya,” tuturnya, Jumat (26/4/2024).

Berdasarkan pengecekan tim BPBD Cianjur, pergerakan tanah masih terjadi dan berpotensi membahayakan masyarakat.

“Pergerakan tanah itu udah di mulai dari kemarin malam, saat ini tanah masih labil, masih ada pergerakan tanah di lokasi kejadian,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat Saepudin (54) mengungkapkan, hingga saat ini pergerakan tanah masih terjadi.

Ia menyebut, akibat pergerakan tanah ini banyak rumah yang mengalami rusak, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

“Allhamdulilah pada saat kejadian rumah yang rusak berat yang ambruk itu tidak ada korban karena pemilik rumah sedang tidak di lokasi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, Pemerintah segera memberikan bantuan terhadap para korban yang terdampak akibat pergerakan tanah.(*/rmd)

Bencana alamBencana longsorBpbd cianjurKecamatan BojongpicungLongsor di cianjurpergerakan tanahRumah rusak akibat longsor
Comments (0)
Add Comment