CIANJUR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan (UP3) bersama Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Cipanas telah melakukan sosialisasi kelistrikan selama 4 bulan sejak terjadi gempa bumi pada akhir November 2022 lalu.
Terutama di wilayah Kecamatan Cugenang, di antaranya Desa Sukamanah dan Desa Sukamulya. Beberapa hal yang disampaikan terkait pemeliharaan jaringan rutin yang dilakukan PLN dalam rangka menjaga keandalan jaringan, keselamatan ketenagalistrikan.
“Seperti pentingnya kabel yang berstandar SNI di huntara (hunian sementara) warga yang terdampak gempa, pemasangan kembali kWh meter bagi warga yang menghuni huntara maupun yang rumahnya sudah dibangun kembali serta tagihan listrik pascagempa,” urai Akhmad Amaludin, Manajer PLN ULP Cipanas, saat melakukan sosialisasi di Desa Sukamulya, belum lama ini.
Selain itu, bagi warga terdampak gempa yang kWh meternya dipasang kembali setelah rumahnya sudah dibangun lagi, biaya penyambungan kembalinya akan dibebaskan.
“Penyampaian sangat jelas, InsyaAllah Pemdes Sukamanah akan meneruskan sosialisasi tersebut melalui RT dan RW di dalam rakor desa, untuk nantinya diteruskan ke masyarakat,” ujar Kepala Desa Sukamanah, Indra.
Pemdes pun siap memfasilitasi warga untuk berkoordinasi dengan PLN jika ada persoalan serupa.
“Alhamdulillah dan sangat respon, apabila ada gangguan di lapangan, pascagempa kemarin pun ketika desa laporan untuk pemutusan sementara dan pengamanan kWh meter atau token, alhamdulillah langsung sigap,” kata Indra menambahkan.
Sementara itu, di Kampung Pasirsapi, Desa Sukamulya yang berada di tengah-tengah perkebunan Gedeh, sebagian warganya pun sempat mempertanyakan hal yang sama dengan warga di Desa Sukamanah.
Seperti pengamanan kabel listrik di rumah warga yang terdampak gempa agar tidak membahayakan, serta terkait tagihan listrik pascagempa.
Di tengah hijaunya perkebunan teh Gedeh, tim PLN UP3 Cianjur dan ULP Cipanas kembali mensosialisasikan perihal tersebut kepada warga, Senin (13/3).
Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Cianjur, Nurul Setyorini, menyampaikan bahwa jika warga memiliki pertanyaan seputar kelistrikan terutama bagi warga yang terdampak gempa, dapat langsung menghubungi PLN.
“Atau bisa melalui aplikasi PLN Mobile untuk membantu memudahkan mengakses layanan kelistrikan,” ujarnya.
Nandi Setiawan, Ketua RT 02/RW 07, Desa Sukamulya, menguucapkan terima kasih krpada PLN Cianjur dan Cipanas yang sudah turun ke lapangan untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai kelistrikan pascagempa.
“Apabila ada kesalahpahaman dari masyarakat karena masyarakatnya awam. Respon dari masyarakat menyambut dengan baik karena setelah dikasih penjelasan maka masyarakat memahami yang sebelumnya tidak dipahami oleh masyarakat,” ucapnya. (*/adv)