Ketebalan Tanah Menyulitkan Pencarian Korban Tertimbun Longsor

CIANJUR – Pencarian korban tertimbun tanah longsor di Kampung Bojongsirna RT01/04, Desa Simpang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur sudah memasuki hari ketiga, Senin (31/7/2023). Namun, tim SAR gabungan belum menemukannya.

Kapolsek Tanggeung AKP Deden Hermansyah mengatakan pada hari ketiga, pencarian fokus di sekitar aliran Sungai Cilumut yang tertimbun material tanah longsor. Ia tak memungkiri, proses pencarian secara manual cukup menyulitkan karena tebalnya timbunan tanah.

Baca juga: Warga Pasirkuda Tertimbun Tanah Longsor dari Tebing Setinggi 30 Meter

“Fokus pencarian masih di sekitar aliran Sungai Cilumut yang berada di bawah tebing longsor,” kata Deden melalui sambungan telepon, Senin (31/7/2023).

Evakuasi timbunan material tanah longsor dilakukan dengan menyemprotkan air. Upaya itu diyakini bisa mengikis ketebalan material tanah.

Baca juga: Basarnas Bantu Pencarian Warga Tertimbun Tanah Longsor

“Sekaligus juga memperbesar sodetan aliran Sungai Cilumut,” tegasnya.

Bantuan Unit K-9

Sulitnya proses evakuasi material tanah longsor membuat tim SAR gabungan meminta bantuan Unit K-9. Dengan hadirnya Unit K-9, lanjut Deden, diharapkan bisa mempercepat proses pencarian korban.

Baca juga: Pencarian Korban Tertimbun Tanah Longsor belum Membuahkan Hasil

“Tim K-9 diharapkan bisa membantu proses pencarian korban yang tertimbun tanah longsor cukup tebal,” pungkasnya.

Tanah longsor di Kampung Bojong Sirna RT 01/04 Desa Simpang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Sabtu (29/7/2023), menimbun salah seorang warga setempat. Proses evakuasi korban yang diketahui bernama Nahru (65) relatif cukup sulit.

Berdasarkan informasi, kejadiannya berawal saat korban tengah memanen padi di sekitar lokasi kejadian. Ia tak menyadari tebing yang berada di atas lahan sawah yang sedang dipanennya tengah mengancamnya.

Baca juga: Lima Rumah Warga Rusak Akibat Tanah Longsor di Pagelaran

Saat tanah pada tebing setinggi 30 meter itu longsor, korban tak bisa menyelamatkan diri. Tubuhnya tertimbun material tanah longsor cukup tebal.

Kapolsek Tanggeung AKP Deden Hermansyah, mengatakan upaya pencarian melibatkan personel SAR gabungan di antaranya terdiri dari TNI/Polri, BPBD Kabupaten Cianjur, Basarnas, relawan, dan warga. Mereka masih melakukan upaya pencarian korban di sekitar lokasi. (nov)

AKP Deden HermansyahDesa simpangHari ketigaKampung BojongsirnaKapolsek Tanggeungkorban tertimbunMaterial tanah longsorPasirkudaPencarianTanah longsorTim SAR Gabungan
Comments (0)
Add Comment